Ghofur : DPRD Lampung Minta 15 Ruas Jalan IJD Berdampak Nyata bagi Ekonomi Masyarakat

Oplus_131072

WARTAPOST.CO.ID, Bandar Lampung — DPRD Provinsi Lampung menegaskan pembangunan 15 ruas jalan provinsi melalui Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Keberhasilan program tersebut dinilai tidak cukup hanya menghadirkan jalan yang mulus, tetapi juga harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Muhammad Ghofur, mengatakan pembangunan infrastruktur jalan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, Fraksi PKS mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap pembangunan jalan daerah di Lampung. Namun, kualitas konstruksi dan keberlanjutan pemeliharaan harus menjadi perhatian utama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang panjang.

“Kami mengapresiasi pembangunan IJD di Provinsi Lampung. Jalan yang baik tentu mempercepat mobilitas warga dan membuka akses ekonomi. Namun, kami ingin memastikan jalan ini tidak hanya mulus di awal, melainkan kuat, aman, terawat, dan manfaatnya berlangsung dalam jangka panjang,” kata Muhammad Ghofur. Jum’at (03/07/2026).

Lebih lanjut Ketua DPD PKS Kabupaten Lampung Tengah itu menjelaskan, keberadaan 15 ruas jalan provinsi harus mampu menghubungkan kawasan-kawasan produktif seperti sentra pertanian, pasar, kawasan wisata, sekolah, fasilitas kesehatan hingga pusat distribusi barang.

“Dengan demikian, pembangunan jalan tidak hanya menjadi proyek fisik, tetapi menjadi instrumen penggerak ekonomi rakyat. Karena, kami menilai, manfaat pembangunan jalan juga harus memiliki indikator yang jelas dan terukur. Karena, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari selesainya proyek atau seremoni peresmian, melainkan dari dampaknya terhadap aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, Mas Ghofur (Sapaan Akrab Muhammad Ghofur) melanjutkan jalan yang berkualitas akan menekan biaya distribusi hasil pertanian, mempercepat arus barang dan jasa, membuka akses bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mempermudah masyarakat memperoleh layanan pendidikan dan kesehatan.

“Jalan bukan sekadar proyek pembangunan, tetapi instrumen ekonomi rakyat yang dampaknya harus dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Fraksi PKS, Mas Ghofur mangaku akan terus mengawal kualitas pembangunan dan pemeliharaan seluruh ruas jalan yang dibangun melalui program IJD. “Pengawasan tersebut mencakup kualitas konstruksi, pemeliharaan rutin, transparansi penggunaan anggaran, hingga evaluasi terhadap manfaat ekonomi yang dihasilkan bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, Mas Ghofur menambahkan, kondisi ekonomi Lampung yang masih bertumpu pada sektor pertanian menjadikan infrastruktur jalan sebagai faktor penting dalam memperkuat rantai distribusi hasil produksi. Jalan yang baik diyakini mampu meningkatkan daya saing produk daerah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik.

“Ekonomi Lampung bergerak positif dan sektor pertanian masih menjadi tulang punggung penyerapan tenaga kerja. Karena itu, infrastruktur jalan daerah harus benar-benar menghubungkan pusat produksi dengan pasar, layanan publik, dan pusat pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Oleh karena itu, DPRD Provinsi Lampung berharap pembangunan 15 ruas Jalan Daerah melalui Program IJD tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, pedagang kecil, pelaku wisata, serta UMKM di berbagai wilayah Lampung.

“Dengan kualitas jalan yang baik dan pemeliharaan yang berkelanjutan, manfaat pembangunan diharapkan dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tegasnya.

Related posts